Menjadi
masalah yang klasik dikalangan investor atau trader yang baru masuk kedalam
pasar, dimana mereka kerap kali berdiskusi terkait status mereka atau seseorang
sebagai investor atau trader dengan membandingkan time frame yang mereka
tetapkan. Dengan demikian perdebatan yang sebenarnya tidak akan meningkatkan
performa portofolio ini dapat mengganggu pemikiran seseorang terhadap pemilihan,
transaksi, dan lama waktu memegang saham mereka.
Pandangan
umum menyebutkan bahwa seorang trader memiliki time frame yang lebih pendek
ketimbang investor. Seorang trader dengan time framenya yang pendek membuat
mereka lebih sering keluar masuk pasar ketimbang seorng investor. Dimana pandangan
trader dengan time frame yang (umumnya) kurang dari 1 tahun membuat mereka
lebih suka mencari saham yang secara teknikal up trend sehingga lebih mudah
mendapatkan keuntungan. Kemudian seorang investor yang sering dianggap memiliki
time frame yang lebih panjang (biasanya lebih dari 1 tahun) memiliki kesabaran yang tinggi dan sering
kehilangan momentum untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi dalam jangka waktu
yang lebih pendek.